Pengaruh profesionalitas guru terhadap mutu pendidikan

 

PENGARUH PROFESIONALITAS GURU TERHADAP MUTU PENDIDIKAN

 

A.   PENGERTIAN

1.     Pengertian profesionalisme

Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen". Profesi juga sebagai pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus . Orang yang mampu melakukan atau memenuhi kewajiban kerjanya disebut profesional. Profesional merupakan orang yang memiliki profesi atau pekerjaan yang dilakukan dengan memiliki kemampuan yang tinggi dan berpegang teguh kepada nilai moral yang mengarahkan serta mendasari perbuatan.

Pengertia profesional menurut para ahli:

Menurut Sudjana (2008: 13)

Pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang secara khusus disiapkan untuk itu dan bukan pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang karena tidak dapat atau tidak memperoleh pekerjaan lainya.

Prayudi A, (1979)

Istilah profesional dapat diartikan pula sebagai: “usaha untuk menjalankan salah satu profesi berdasarkan keahlian dan keterampilan yang dimiliki seseorang dan berdasarkan profesi itulah seseorang mendapatkan suatu imbalan pembayaran berdasarkan standar profesinya.

Hary Suwanda

Profesional adalah seorang yang ahli dibidangnya dan mengandalkan keahliannya sebagai mata pencaharian

Tanri Abeng

Profesional adalah seseorang  yang mampu menguasai ilmu pengetahuannya secara mendalam, melakukan kreatifitas dan inovasi atas bidang yang digelutiya ,serta harus selalu berfikir positif dengan menjunjung tinggi etika dan integrtas profesi.

 

Sementara kata profesional sendiri berarti ,bersifat profesi,memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan, beroleh bayaran karena keahliannya itu. Profesionalisme dapat diartikan juga sebagai sesuatu yang harus ada dalam diri professional, yaitu mutu, kualitas dan tindak tanduk sehingga memenuhi strandar kerja, moral dan etika yang ada dalam pekerjaan tersebut.

 

2.  Pengertian Mutu Pendidikan

Mutu secara umum adalah gambaran dan karakteristik menyeluruh dari bidang atau jasa yang menunjukkan dalam kemampuan memuaskan kebutuhan yang diharapkan atau tersirat. Dalam konteks pendidikan, pengertian mutu mencakup input, proses, dan atau output pendidikan.

Mutu sekolah ditentukan oleh tiga variabel, yakni kultur sekolah, proses belajar mengajar dan realitas sekolah.

3.  Etika,Prinsip, Dan Pokok Profesional

a.  Etika profesional

Etika profesional lebih luas dari prinsip-prinsip moral, etika tersebut mencakup prinsip perilaku untuk orang-orang profesional yang dirancang baik untuk tujuan parktis maupun untuk tujuan idealistis.

 

Etika profesional ditetapkan oleh organisasi profesi bagi para anggotanya yang secara sukarela menerima prinsip perilaku profesional lebih keras dari pada yang diminta oleh undang-undang.

b.  Prinsip-prinsip etika

Ø  Tanggung jawab profesi

Ø  Kepantingan publik

Ø  Integritas

Ø  Obyaktifitas

Ø  Kompetensi dan kehati-hatian profesional

Ø  Kerahasiaan

Ø  Perilaku profesional

Ø  Standar teknis

c.   Hal pokok seorang prfesional

Adapun tiga hal pokok yang ada pada seseorang profesional ialah seorang yang memiliki di dalamnya yang diantaranya meliputi:

Ø  Skill, yang artinya orang tersebut harus benar-benar ahli di bidangnya.

Ø  Knowledge yang artinya orang tersebut harus dapat menguasai, minimalnya berwawasan mengenai ilmu lain yang berkaitan dengan bidangnya.

Ø  Attitude yang artinya bukan hanya pintar, akan tapi harus memiliki etika yang diterapkan didalam bidangnya.

 

B.     Profesionalitas guru

Dalam pengembangan profesi dan mutu pendidikan, seorang pendidik dituntut untuk memiliki tiga performansi:

1.     Kemampuan professional

a.    Penguasaan pembelajaran, yang terdiri atas bahan ajar dan konsep dasar

b.    Penguasaan dan penghayatan atas landasan dan wawasan pendidik dan keguruan

c.    Penguasaan proses-proses pendidikan,keguruan dan pembelajaran siswa

2.    Kemampuan professional guru

a.    Penampilan yang positif terhadap keselulruhan situasi pendidiakan beserta unsur-unsurnya

b.    Pemahaman ,penghayatan,dan penampilan nilai-nilai yang seyogyanya dianut oleh seorang guru

c.    Kepribadian,nilai sikap hidup penampilan upaya untuk menjadikan dirinya sebagai panutan dan teladan bagi siswanya

Para ahli pendidikan pada umumnya sepakat bahwa untuk meningkatkan mutu pendidikan akhirnya bermuara pada tersedianya tenaga pendidik yang bermututersedianya saran dan prasarana yang serba baru belum tentu mampu menjamin tercpainya peningkatan mutu pendidikan jika mutu pendidiknya tidak ditingkatkan pula. Tenaga pendidik yang professional dan bermutu antara lain wajib memiliki kualifikasi akademik,kometensi,sertifikasi,sehat jasmani dan rohani,serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Kompetensi tersebut meliputi kompetensi pedagogic,kompetensi kepribadian,kompetensi social,dan kompetensi professional yang diperoleh melalui pendidikan profesi.

 

3.    Pengaruh profesionalisme guru terhadap mutu pendidikan/sekolah

Guru sebagai pendidk profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik, membutuhkan peningkatan profesional secara terus menerus. Guru merupakan salah satu komponen menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan, yang tentunya harus mendapat perhatian sentral, pertama dan utama. Figur yang satu ini akan senantiasa menjadi sorotan strategis ketika berbicara masalah pendidikan kerena guru terkait dengan komponen manapun dalam sitem pendidikan. Dalam proses pembelajaran, penggunaan metode dan strategi mengajar haruslah lebih menitikberatkan penggunaan metode yang lebih banyak memberikan peluang bagi siswa untuk ikut berperan serta aktif dalam kegiatan belajar yang bertujuan dan bermakna. Penggunaan strategi dalam kegiatan pembelajaran sangat perlu karena untuk mempermudah proses pembelajaran sehingga dapat mencapai hasil yang optimal.

Peranan guru sangat sentral dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karena guru merupakan ujung tombak dan pengeraka paling mikro dalam sistem pendidikan dimana guru yang bersentuhan lansung dengan perubahan perilaku. proses belajar,bimbingan yang akan bermuara pada tujuan pendidikan nasional oleh karena itu, dibutuhkan guru yang profesional, berkarakter inovatif dan kreatif. Guru yang kreatif dan inovatif dapat mengemas metode- metode atau strategi pembelajaran, sumber- sumber belajar dan berbagai model pembelajaran yang sesuai materi pembelajaran. Persiapan maksimal oleh guru ilmu pengetahuan sosial sebelum proses pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa, konsentrasi dan partisipasi siswa pada proses belajar atau pembelajaran menjadi maksiamal dan akhirnya hasil pembelajaran menjadi bermakna bagi siswa.

Ketidak berhasialn proses pembelajaran dapat dihindari bila guru dapat mendeteksi dan membuat peta masalah penyebabnya, berdasarkan pengalaman pembelajaran sebelumnya. Guru dapat merefleksikan segala asfek penunjang dan penghambat keberhasilan atau ketidak berhasilan pembelajaran. Pemilihan strategi yang sesuai dengan kondisi siswa dan sekolah tempat guru mengajar serta karakteristik materi  pembelajaran harus diperhatikan sebelum proses pembelajaran.

 

 

(https://id.wikipedia.org/wiki/Profesi#:~:text=Profesi%20juga%20sebagai%20pekerjaan%20yang,khusus%20untuk%20bidang%20profesi%20tersebut.)

(https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-profesional/)

(http://dilihatya.com/2348/pengertian-profesional-menurut-para-ahli)

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik lagu Maria~ Hwasa dan Terjemah dalam bahasa Indonesia